Terbanglah rinduku nan malang
Bersama angin malam hari
Bersama kepak sayap khayalan
Pada kekasih yang berselimutkan mimpi.
Biarkan binatang malam bernyanyi
Kehampaan saat engkau tiada di sisi
Dan gerimis yang mendendangkan lagu
Tentang hatiku yang dirundung rindu.
Biarlah…biarlah mereka menyiksaku
Karena saatnya nanti… semua ‘kan berakhir
Sambutlah kedatanganku, Kasih…
Sambut cintamu dengan penuh rindu.
Bentang… bentangkan sayap kasihmu
Biarkan kurasakan hangatnya pelukmu
Aroma nafasmu nan menggetarkan
Kecup sayangmu… yang selalu kurindukan
Dan kau dendangkan syair di telingaku, “Yank… aku sayang kamu”.
Saat itulah, Kasih…
Terkikislah rindu yang selama ini menyiksaku
Terlupalah penderitaanku selama jauh darimu
Dan harikupun kembali indah
Bersamamu merajut benang-benang asmara.
Bersama angin malam hari
Bersama kepak sayap khayalan
Pada kekasih yang berselimutkan mimpi.
Biarkan binatang malam bernyanyi
Kehampaan saat engkau tiada di sisi
Dan gerimis yang mendendangkan lagu
Tentang hatiku yang dirundung rindu.
Biarlah…biarlah mereka menyiksaku
Karena saatnya nanti… semua ‘kan berakhir
Sambutlah kedatanganku, Kasih…
Sambut cintamu dengan penuh rindu.
Bentang… bentangkan sayap kasihmu
Biarkan kurasakan hangatnya pelukmu
Aroma nafasmu nan menggetarkan
Kecup sayangmu… yang selalu kurindukan
Dan kau dendangkan syair di telingaku, “Yank… aku sayang kamu”.
Saat itulah, Kasih…
Terkikislah rindu yang selama ini menyiksaku
Terlupalah penderitaanku selama jauh darimu
Dan harikupun kembali indah
Bersamamu merajut benang-benang asmara.


1 comments:
Siang... Salam Kenal, ada info baru nih... kasih koment ya... :)
Post a Comment